Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 12 Februari 2013

KPA Pekanbaru Terus Upayakan Penanggulangan AIDS

PEKANBARU - Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru, Hasan Suprianto S P mengatakan KPA akan terus berupaya melakukan penanggulangan terhadap penderita AIDS di kota Pekanbaru. Hal ini disampaikan Hasan Kepada Metro Riau terkait meningkatnya penderita AIDS di kalangan wanita di tahun 2012 ini.

"Tahun ini penderita AIDS di kalangan wanita cukup meningkat. Untuk itu KPA akan terus mengupayakan penanggulangan AIDS khususnya di Kota Pekanbaru. Upaya yang dilakukan antara lain dengan terus memberikan edukasi kepada masyarakat, dengan cara memberikan penyuluhan. Guna memaksimalkan hal tersebut KPA Kota Pekanbaru membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Penyuluhan. Keanggotaan pokja ini adalah individu-individu dan perwakilan dinas/instansi yang terkait dengan masalah AIDS ini," ungkap Hasan.

Hasan mengatakan, proses penyuluhan dilakukan secara massif kepada masyarakat dengan menggunakan sistem yang sudah ada di masyarakat. Dengan demikian proses pemberian informasi tidak hanya sesaat dan akan terus menerus. Dikatakannya pemanfaatan sistem yang ada di masyarakat yang dimaksud adalah dengan cara pemberian informasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang sudah rutin dilakukan, seperti arisan, pengajian maupun pertemuan-pertemuan formal yang dilakukan oleh instansi pemerintah. Hasan juga mengatakan, pentingnya bekerjasama dengan media sebagai sarana penyampaian kepada masyarakat.

"Dalam proses menyuluhan kepada masyarakat, kita memanfaatkan sistim yang sudah ada di masyarakat. Sistem yang dimaksud adalah kegiatan rutin, seperti arisan-arisan. Jadi, di sini penyampaian dari KPA akan terus menerus disampaikan dalam arisan atau pengajian di masyarakat. Selain itu, pemberian informasi melalui media juga dilakukan, karena media adalah salah satu penyambung infomasi ke masyarakat, baik melalui pemberitaan maupun iklan layanan masyarakat," ungkapnya.

Hasan menyebutkan, untuk melakukan penyuluhan di dunia usaha atau perusahaan, KPA berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Sedangkan untuk melakukan penyuluhan di sunia pendidikan, KPA melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan.

"pada dunia usaha atau perusahaan, KPA Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja melakukan pemberian informasi pada saat pertemuan rutin karyawan perusahaan atau pada saat waktu senggang perusahaan," ujarnya. "Sedangkan pemberian informasi disekolah, KPA berkoordinasi dengan  Dinas Pendidikan  dan Pemberian informasi di sekolah dilakukan melalui penyuluhan disaat waktu senggang siswa, yaitu pada saat wirid mingguan. Selain itu KPA Kota Pekanbaru juga melatih guru BK dan guru agama di semua SMU dan sebagian SMP. Dengan harapan proses pemberian informasi berikutnya adalah dilakukan oleh guru agar berkesinambungan," kata Hasan.

Dikatakannya, kunci pencegahan penularan HIV dan AIDS adalah pada laki-laki atau suami. Menurutnya, laki-laki atau suami justru yang menyebabkan infeksi HIV masuk ke dalam rumah tangga.

"Pencegahan penularan HIV dan AIDS harus dilakukan pada laki-laki atau suami. Sebab, laki-laki atau suamilah yang membawa viruus ini ke dalam rumah tangga.," ucapnya. "Karena itu, ke depan KPA Kota Pekanbaru akan mengupayakan kampanye kepada laki-laki atau suami agar menjadi laki-laki atau suami yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab yang dimaksud adalah tidak membawa virus HIV ke dalam rumah tangga," tambahnya. (kj/MR)
Iklan
0 "WELCOME TO MY BLOG" 14