Translate

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 12 Februari 2013

GUBRI, Sampaikan Permohonan Maaf

PEKANBARU - Suasana berbeda terasa saat apel rutin Senin di kantor Gubernur Riau, Senin (11/2). Apel pagi itu tidak hanya dihadiri PNS, tapi juga atlet, juga para tokoh masyarakat Riau. 

Sebab, Gubernur Riau HM Rusli Zainal menyampaikan pidato khususnya pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (7/2) lalu. 


Usai upacara di, Gubri Rusli langsung dikerumuni PNS, tokoh masyarakat untuk sekedar bersalaman atau berdekap menunjukkan simpati dan mendoakan agar ia tabah dan diberikan lindungan Allah SWT. 

Prosesi spontan ini tidak sedikit yang dihiasi air mata, termasuk Gubri Rusli sendiri yang tidak mampu membendung tangisnya. Dengan mata berbinar, Gubri terus melayani satu-persatu tokoh masyarakat yang ingin menyalaminya. 

‘’Saya sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik. Mohon maaf jika sebagai manusia biasa ada yang tak dapat dipenuhi, saya berharap di tahun 2013 semangat dan spirit serta amanah dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,’’ Kata Gubri, seperti dilansir Riaupos.co.    

Selain itu, Gubri terlihat melontarkan motivasi dan pesan-pesan moral kepada seluruh aparatur pemerintah untuk tetap menjunjung tinggi pengabdian kepada masyarakat. Bahkan, Gubri mencurahkan isi hatinya yang sedang dirasakan dengan kasus hukum yang disangkakan kepadanya. 

‘’Saya masih berdiri tegak di sini dan tidak kemana-mana. Bagaimanapun, sebagai pemimpin, saya harus memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik. Saya Tidak akan lari dari tanggung jawab. Apa yang terjadi saat ini, tidak akan merubah spirit dan pengabdian kepada seluruh masyarakat Riau,’’ tutur Rusli.

‘’Sungguh berat kebatinan saya. Namun saya tidak akan trauma. Semuanya saya lakukan untuk masyarakat Riau,’’ mantan bupati Inhil itu. 

Dia juga mengharapkan, aparatur pemerintah dapat melanjutkan tugas dengan bekerja secara ikhlas demi mewujudkan Riau cemerlang, gemilang dan terbilang.  

‘’Tanamkan dalam hati, apa yang dikerjakan ikhlas sehingga dapat menjadi ibadah bagi semua. Dengan memahami itu Insya Allah akan dicapai sasaran, berangkat dari rumah mengayunkan tangan dan kaki akan menjadi nilai ibadah bagi semua,’’ pesan Gubri yang disambut tepuk tangan jajarannya dan masyarakat yang hadir.

Sebagai politisi dan pemimpin, ia menyadari perjuangan menjalankan roda pemerintahan selama 10 tahun tidaklah ringan. Banyak cobaan dan rintangan yang dialami selama melaksanakan amanah yang ada di pundaknya. 

Menyikapi berbagai sindiran dan tudingan terhadapnya, Rusli mengaku tidak akan lari dari tanggung jawabnya. Dia juga mengaku tidak sakit pada orang yang mendorongnya jadi tersangka. Diakui Gubri ke depan, ia akan menjalani hari dengan tantangan yang cukup berat.

Saat ditanyakan mengenai kemungkinan untuk melakukan pengunduran diri pasca penetapan kasus tersebut, Rusli memilih tidak berkomentar banyak. Dia menyerahkan sepenuhnya pada ketentuan hukum yang berlaku. 

‘’Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah memberikan kritik dan saran. Saya tidak pernah sakit hati. Hanya saja, saya berharap sebagai masyarakat yang terpelajar, kita harus menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. Apalagi kita tinggal di tanah Melayu yang kental dengan nilai agama dan budaya. Bukan tidak mungkin kondisi yang terjadi pada saya juga terjadi pada kita semua, keluarga atau orang terdekat kita. Marilah kita doakan yang terbaik untuk kita semua,’’ tutur Gubri. (kj/net)
Iklan
0 "WELCOME TO MY BLOG" 14