KAMPAR - Jalan dari kota Pekanbaru menuju Bangkinang yang belum
selesai dan terbengkalai,
tepatnya sebelum Jembatan Danau Bingkuang dimanfaatkan para muda-mudi yang tinggal di sekitaran Desa Danau
Bengkuang untuk berdua-duaan bersama pasangan mereka.
Kondisi jalan yang sepi, hanya beberapa kendaraan saja yang lewat di sana pada malam hari. Hal inilah yang membuat mereka merasa nyaman untuk menjadikan tempat tersebut menjadi tempat 'mojok' berduaan dengan pasangan dan tak jarang berbuat mesum di atas motor.
Berdasarkan informasi yang dilansir RiauAktual.com, salah seorang ibu yang tinggal di pinggir jalan tersebut Ira (40) mengatakan, bahwa hampir setiap malam jalan tersebut dipenuhi oleh muda-mudi untuk berduaan dengan pasangannya, namun sampai saat ini tidak ada tindakan dari pemerintah maupun aparat desa.
"Kadang mereka bakar jagung di jembatan ini, ini kan menjadi sarana buat mereka untuk bermaksiat" tutur wanita yang sangat kental bahasa Ocunya ini.
Ira berharap agar dinas terkait merazia pasangan muda-mudi ini agar tidak ada lagi yang berdua-duaan di jalan tersebut. Karna rata-rata mereka masih pelajar dan memang melakukan hal yang tidak selayaknya dilakukan pelajar. (kj/RA)
Kondisi jalan yang sepi, hanya beberapa kendaraan saja yang lewat di sana pada malam hari. Hal inilah yang membuat mereka merasa nyaman untuk menjadikan tempat tersebut menjadi tempat 'mojok' berduaan dengan pasangan dan tak jarang berbuat mesum di atas motor.
Berdasarkan informasi yang dilansir RiauAktual.com, salah seorang ibu yang tinggal di pinggir jalan tersebut Ira (40) mengatakan, bahwa hampir setiap malam jalan tersebut dipenuhi oleh muda-mudi untuk berduaan dengan pasangannya, namun sampai saat ini tidak ada tindakan dari pemerintah maupun aparat desa.
"Kadang mereka bakar jagung di jembatan ini, ini kan menjadi sarana buat mereka untuk bermaksiat" tutur wanita yang sangat kental bahasa Ocunya ini.
Ira berharap agar dinas terkait merazia pasangan muda-mudi ini agar tidak ada lagi yang berdua-duaan di jalan tersebut. Karna rata-rata mereka masih pelajar dan memang melakukan hal yang tidak selayaknya dilakukan pelajar. (kj/RA)
